Jumat, 17 Maret 2017

TANAH LAUT AKAN PUNYA PEKARANGAN STRAWBERRY



STRAWBERRY

Buah ini dipercaya berasal dari benua Amerika, tepatnya dari daerah yang sekarang bernama Chile. Bentuknya yang manis dan memikat membuat buah strawberry dengan cepat menyebar ke daratan Eropa dan Asia. Dalam sejarah Yunani kuno, buah ini dijadikan sebagai lambang cinta atau dewi cinta. Hal ini mungkin didasari karena warna dan bentuknya yang cantik, aromanya yang wangi, serta rasanya yang kadang sangat asam dan kadang juga manis, seperti cinta itu sendiri.

Hingga saat ini asal nama buah strawberry belum jelas dan masih menjadi perdebatan. Ada banyak teori yang berkembang dari masing-masing wilayah. Ada teori yang menyebutkan jika nama strawberry diambil dari sebutan anak-anak di Inggris pada abad 19. Dimana letak buah memang berada pada ujung batang tanaman yang berbentuk panjang seperti sedotan (straw), dan mereka menjual buah tersebut dengan nama "straw berry" (buah berry yang berada pada straw / sedotan).

Namun teori yang paling populer mengenai asal nama dari buah ini adalah berdasarkan cara menanamnya (pada jaman dulu). Dimana cara menanam buah ini dengan cara menaburkan bijinya diatas tanah (strewn). Yaitu dari kata streabergen (strea adalah menaburkan, dan bergen adalah biji atau buah). Dari kata "streabergen" inilah kemudian berkembang menjadi streberie, strauberie, straubery, strauberry, dan terakhir menjadi strawberry.

Strawberry atau dalam ejaan Indonesia ditulis sesuai dengan cara bacanya, yaitu stroberi. Siapa yang tidak tau dengan buah ini? Buah strawberry mempunyai aroma dan rasa yang khas, jadi tidak heran jika buah ini sering digunakan sebagai perasa tambahan dalam makanan dan minuman. Rasa buah strawberry adalah antara asam dan manis (terkadang rasa asamnya jauh lebih menyengat ketimbang manisnya), jadi memang untung-untungan untuk mendapatkan rasa strawberry yang benar-benar manis.  
Walaupun banyak orang menyebut strawberry sebagai buah, namun menurut catatan di wikipedia, strawberry sebenarnya bukanlah buah sejati. Tidak seperti blueberry dan cranberry, srtawberry adalah buah palsu dimana biji buahnya bukan berada dalam daging buah, melainkan tersebar merata pada permukaan buah. Saat masih berkembang buah ini berwarna putih kehijauan, dan ketika masak akan berwarna merah terang .
Strawberry Di Indonesia

Berdasarkan catatan, buah ini pertama kali masuk ke Indonesia pada masa petengahan tahun 90-an. Sifat tanaman yang membutuhkan udara yang dingin membuat strawberry dikembangkan di daerah-daerah puncak yang ada di Indonesia. Awalnya spesies strawberry yang dikembangkan adalah Fragaria vesca L. yang memang paling cepat menyebar ke seluruh dunia. Namun jika sekarang anda membeli buah strawberry yang ada di swalayan-swalayan, itu adalah jenis strawberry hibrida. Buah ini adalah hasil persilangan dari Fragaria Virginia L. var Duchesne yang mempunyai rasa manis dominan dengan Fragaria Chiloensis L. var Dhucesne yang mempunyai ukuran agak besar.


  Tanah Laut Akan Punya Pekarangan Strawberry
Paradigma masyarakat tentang buah strawberry adalah, dia hanya mampu hidup dilingkungan yang dingin. Suhu pulau  Jawa dan Kalimantan mempunyai perbedaan, pulau Jawa lebih cenderung dingin. Hal itulah yang membuat strawberry lebih mudah berkembang biak dibandingkan di pulau Kalimantan. Seorang pemuda bernama Untung Santoso yang berkerja di PSDAL Unlam banjabaru telah membuktikan, bahwa buah strawberry mampu hidup dan berkembang biak di Kalimantan, bahkan buahnya tak kalah besar dibandingkan strawberry dari pulau Jawa. Pemuda yang akan menyelesaikan desertasinya ini juga mengembangbiakkan tumbuh-tumbuhan yang cenderung langka di Kalimantan. Bagi anda yang berkeinginan mempunyai tumbuhan langka bisa berkunjung ke Banjarbaru, nama pekarangannya adalah “Kebonan mas Untung”, beliau menjual berbagai tanaman dan akan membagikan tips agar bisa menghasilkan buah yang unggul. 


Kecamatan takisung terbagi menjadi 12 Desa, tak satupun desanya yang mempunyai usaha BUMDES (Badan Usaha Milik Desa) terkecuali Desa Benua Tengah, itupun masih jalan ditempat dan belum tau usaha yang akan dijalankan apa?. Anton Wibowo adalah pemuda setempat yang akan mencoba menawarkan bagi Desa yang berminat untuk mengembangkan strawberry, dia berharap nantinya antar Desa bisa kerjasama untuk mendirikan BUMDES dan megembangkan buah cantik ini. Pemuda yang sudah menyelesaikan Magister Pendidikan Biologi ini sudah mulai mengembangkan strawberry dipekarangan rumahnya, dan buahnya tak kalah asem manis seperti buah impor. Bermula dapat ilmu dari Mas Untung Santoso yang hanya diberi sebatang bibitnya, dan sekarang sudah hampir menjadi ratusan tanaman. Dia berfikir, Tanah Laut adalah daerah yang mempunyai banyak wisata, mulai dari pantai sampai pegunungannya, hal itulah yang membuat dia bersemangat untuk membuat pekarangan strawberry, tidak menutup kemungkinan khas Tanah Laut bukan hanya Buah Naga saja, namun Strawberry juga akan jadi buah tangan ketika berkunjung.  


Bagaimana Menurut kalian?

Sumber ;
-Internet
-Mehayal Sourang, jangan sarik membaca.

2 komentar:

  1. heii....nama mas dibawa-bawa....ini mujinya tinggi sekali ntar mas takut nyangkut tiang listrik

    BalasHapus